- Back to Home »
- Luo Tianyi - Half and Half (Indonesia Lyrics)
Posted by : Unknown
Rabu, 01 Januari 2014
Penampilanmu selalu berubah dengan diam-diam.
Sudah terlalu terlambat bila aku tersadar engkau sudah menghilang.
Ada berapa potongan-potongan di memoriku yang bisa muncul, satu demi satu, di dalam pikiranku ?
Aku ingin kembali pergi ke masa muda kita sekali lagi, ke waktu itu sebelum rambutmu putih.
Keringkasan dari eksistensi, Hambatan dalam hidup--
Tiga per lima dari ini telah berlalu
Berapa banyak rencana, berapa banyak harapan,
Dan mimpi dari masa lalu-- ketika aku akan menjemput mereka ?
Belenggu dari muda, ketidak-berdayaan usia tua,
Dalam siklus berulang hidup ini,
Tidak ada orang lain yang siluet bisa berdiri begitu tinggi selamanya
Kau memberiku
Setengah dari hidupmu,
Dan juga kau memberiku setengah dari cintamu.
Sama seperti musim panas tidak bisa mengerti dinginnya musim dingin,
Aku tidak pernah berpikir tentang penderitaan hidup sebelumnya.
Tidak peduli berapa penyesalan yang aku punya,
Aku akan tetap tersenyum, nyaman dengan mereka semua pada akhirnya
Meskipun
Cinta berarti aku akan ditipu orang lain, Aku tetap tidak akan menyesalinya.
Kau tidak mempunyai apa-apa yang luar biasa, atau cahaya yang menyilaukan
Meskipun aku mengerti dimana nilai kebohonganmu, Tidak ada orang lain yang bisa mengambil tempatmu.
Meskipun pada saat beberapa hal yang tak bahagia datang, kau masih cepat menyingkirkan mereka.
Meskipun itu benar-benar membosankan dan tidak membuat percikan, aku masih ingin waktu berlalu lebih lambat.
Keringkasan dari eksistensi, Hambatan dalam hidup--
Tiga per lima dari ini telah berlalu
Berapa banyak rencana, berapa banyak harapan,
Dan mimpi dari masa lalu-- ketika aku akan menjemput mereka ?
Belenggu dari muda, ketidak-berdayaan usia tua,
Dalam siklus berulang hidup ini,
Tidak ada orang lain yang siluet bisa berdiri begitu tinggi selamanya
Tidak peduli
Masa depan macam apa yang aku pilih,
Tidak peduli sebagaimana gelisahnya hatiku,
Aku akan tetap menyerah pada kebencianku pada akhirnya
Aku percaya aku bisa menanggungnya sendiri.
Meskipun perangaiku selalu pendek,
Meskipun aku mengeluh setiap hari,
Tidak peduli apa, aku masih tetap tidak ingin menyerah,
Di suaka sendirian ini.
Belenggu dari muda, ketidak-berdayaan usia tua,
Dalam siklus berulang hidup ini,
Tidak ada orang lain yang siluet bisa berdiri begitu tinggi selamanya
Kau memberiku
Setengah dari hidupmu,
Dan juga kau memberiku setengah dari cintamu.
Sama seperti musim panas tidak bisa mengerti dinginnya musim dingin,
Aku tidak pernah berpikir tentang penderitaan hidup sebelumnya.
Tidak peduli berapa penyesalan yang aku punya,
Aku akan tetap tersenyum, nyaman dengan mereka semua pada akhirnya
Terima kasih
Untuk Membuatku
Menjadi anak yang bahagia
Terima kasih untuk Cintamu